Cara Membuat Lem dari Tepung Kanji yang Aman untuk Kerajinan
Banyak kerajinan Indonesia yang masih menggunakan bahan alami, termasuk perekatnya banyak memanfaatkan tepung kanji. Bukan hanya kuat, cara membuat lem dari tepung kanji pun cukup mudah.
Berbagai kemudahan inilah yang membuat banyak pengrajin bisa terus berkerya menghadirkan produk berkualitas. Bahkan, cara pembuatannya pun sering diajarkan sejak sekolah dasar.
Anda yang masih belum tahu cara membuat lem dengan bahan tepung kanji dan tertarik menggunakannya, bisa simak langkah lengkapnya di sini.
Mengapa Memilih Lem dari Tepung Kanji untuk Kerajinan?
Sebelum membahas lebih lanjut tentang cara membuat lem kayu dari tepung kanji, penting untuk mengetahui alasan mengapa lem ini layak dicoba
1. Aman untuk Anak-anak
Lem dari bahan tepung kanji tidak mengandung bahan kimia keras seperti pelarut sintetis. Karena dibuat dari bahan makanan, risiko iritasi kulit dan bau menyengat sangat minim.
Inilah yang menjadikan lem dari tepung kanji selalu jadi pilihan ideal untuk kegiatan prakarya di rumah maupun di sekolah.
2. Ramah Lingkungan
Berbeda dengan lem sintetis yang sulit terurai, lem kanji mudah terurai secara alami. Jika terbuang ke tanah, bahan ini tidak mencemari lingkungan.
Konsep ini sejalan dengan gaya hidup ramah lingkungan dan zero waste yang sekarang banyak digemari.
3. Hemat Biaya
Harga tepung kanji relatif murah dan banyak ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Dengan biaya sangat terjangkau, Anda bisa menghasilkan lem dalam jumlah yang cukup banyak.
4. Mudah Dibuat
Cara membuat lem kertas tahan lama dari tepung kanji sangat sederhana dan tidak membutuhkan alat khusus. Bahkan, pemula pun bisa membuatnya dengan mengikuti langkah yang benar.
Selain sebagai lem kertas, lem ini juga bisa digunakan untuk kerajinan dari bahan serat alam seperti pelepah pisang hingga serbuk kayu.
Bahan dan Alat yang Dibutuhkan
Sebelum praktek cara membuat lem dari tepung kanji, persiapkan dulu bahan dan alat-alatnya berikut:
Bahan:
- 2-3 sendok makan tepung kanji.
- 200 ml air (lebih disarankan air matang).
- ½ sendok teh garam sebagai pengawet alami.
Alat:
- Panci kecil
- Sendok atau spatula untuk mengaduk
- Kompor
- Wadah tertutup untuk penyimpanan
- Semua bahan ini sangat mudah ditemukan, sehingga Anda bisa langsung praktek di rumah.
Cara Membuat Lem dari Tepung Kanji
Berikut ini panduan lengkap yang bisa Anda ikuti untuk membuat lem kanji:
1. Larutkan Tepung Kanji
Masukkan 2–3 sendok makan tepung kanji ke dalam panci. Tambahkan sedikit air terlebih dahulu, lalu aduk hingga larut dan tidak menggumpal.
Langkah ini penting agar tekstur lem nantinya halus dan tidak bergerindil. Setelah tepung benar-benar tercampur rata, tambahkan sisa air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
2. Masak dengan Api Kecil
Nyalakan kompor dengan api kecil. Masak campuran tepung sambil terus diaduk agar tidak menggumpal atau gosong di bagian bawah panci.
Perlahan, campuran akan berubah dari cairan putih menjadi lebih kental dan agak bening. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 5–10 menit.
3. Tambahkan Garam (Opsional)
Jika ingin lem lebih tahan lama, tambahkan sedikit garam saat campuran mulai mengental. Garam berfungsi sebagai pengawet alami agar lem tidak cepat basi.
Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
4. Dinginkan
Setelah teksturnya kental seperti lem, matikan kompor. Diamkan hingga suhu ruang. Lem akan semakin mengental saat sudah dingin.
5. Simpan dengan Benar
Tuangkan lem ke dalam wadah tertutup. Pastikan wadah dalam keadaan bersih dan kering agar lem tidak terkontaminasi bakteri.
Dengan mengikuti cara membuat lem dari tepung kanji ini, Anda sudah memiliki perekat alami yang siap digunakan.
Baca Juga: 7 Teknik Aplikasi Lem Kertas yang Terbukti Kuat dan Rapi
Tips agar Lem Kanji Lebih Tahan Lama dan Kuat
Karena lem dari tepung kanji tidak mengandung bahan pengawet kimia, masa simpannya memang terbatas. Namun, Anda bisa memperpanjang daya tahannya dengan beberapa cara berikut ini:
1. Gunakan Air Matang
Sebaiknya gunakan air matang atau air yang sudah direbus saat membuat lem. Air mentah bisa mengandung bakteri atau mikroorganisme yang mempercepat proses pembusukan.
Dengan menggunakan air matang, risiko lem cepat basi dapat berkurang secara signifikan.
2. Masak hingga Benar-benar Matang
Pastikan campuran tepung kanji dan air dimasak sampai benar-benar mengental dan berubah agak transparan. Proses pemanasan yang cukup membantu membunuh bakteri dan membuat tekstur lem lebih stabil.
Jika kurang matang, lem cenderung lebih cepat berlendir dan berbau asam.
3. Tambahkan Garam atau Cuka sebagai Pengawet Alami
Menambahkan sedikit garam atau beberapa tetes cuka dapat membantu memperlambat pertumbuhan jamur dan bakteri.
Garam bekerja sebagai pengawet alami, sedangkan cuka memiliki sifat antibakteri ringan. Gunakan dalam jumlah kecil agar tidak memengaruhi daya rekat lem.
4. Simpan di Wadah yang Bersih dan Tertutup Rapat
Gunakan wadah yang benar-benar bersih dan kering sebelum menuangkan lem ke dalamnya. Tempat penyimpanan kotor akan menjadi sumber kontaminasi.
Tutup wadah dengan rapat setelah digunakan untuk mencegah udara dan bakteri masuk.
5. Simpan di Dalam Kulkas
Menyimpan lem di kulkas dapat memperlambat pertumbuhan mikroorganisme. Suhu dingin membantu menjaga kualitas lem lebih lama, biasanya hingga 3–7 hari tergantung kondisi penyimpanan.
6. Ambil Lem dengan Alat yang Bersih
Setiap kali menggunakan lem, ambil dengan sendok atau spatula yang bersih dan kering. Hindari memasukkan tangan langsung ke dalam wadah karena dapat mempercepat kontaminasi dan membuat lem lebih cepat rusak.
7. Buat dalam Jumlah Secukupnya
Karena masa simpannya terbatas, sebaiknya buat lem sesuai kebutuhan saja. Membuat dalam jumlah kecil akan mengurangi risiko pemborosan dan memastikan lem selalu dalam kondisi segar saat digunakan.
Ide Kerajinan yang Cocok Menggunakan Lem Kanji
Lem dari kanji sangat cocok untuk berbagai kerajinan ringan. Berikut ini beberapa ide yang bisa Anda coba:
1. Kolase Kertas
Kegiatan menempel potongan kertas warna-warni menjadi gambar tertentu sangat cocok menggunakan lem ini. Anak-anak bisa berkreasi tanpa khawatir bahan berbahaya.
2. Papier Mache
Teknik papier mâché menggunakan campuran kertas dan lem untuk membentuk berbagai objek. Lem kanji sangat populer digunakan dalam teknik ini karena teksturnya mendukung proses pembentukan.
3. Scrapbook Sederhana
Untuk menempel foto atau hiasan kertas ringan, lem ini bisa menjadi alternatif ekonomis ketika Anda membuat scrapbook.
4. Dekorasi Dinding
Hiasan dari kertas karton atau origami juga bisa ditempel menggunakan lem kanji, selama tidak terkena air secara langsung.
Cara membuat lem dari tepung kanji ternyata sangat mudah dan praktis. Dengan bahan sederhana seperti tepung kanji dan air, Anda sudah bisa menghasilkan perekat alami yang aman untuk berbagai kerajinan ringan.
Namun, penting untuk memahami keterbatasannya. Lem tepung kanji tidak tahan air, tidak cocok untuk benda berat, serta memiliki masa simpan yang singkat.
Untuk kebutuhan yang memerlukan daya rekat kuat dan tahan lama, saat ini sudah banyak produk lem berkualitas di pasaran dengan harga terjangkau dan mudah ditemukan.
Rekomendasi Untuk Anda
- Mengenal Lem Kanji: Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, dan Manfaatnya
- Tips serta Cara Membuat Kerajinan dari Daun Kering untuk Frame
- Tutorial, Tips, dan Cara Membuat Kerajinan Hiasan dari Daun Kering
- Hasilkan Bunga, Ini Cara Membuat Kerajinan dari Kulit Jagung!
- Cara Membuat Kerajinan dari Batok Kelapa: Lampu Cantik Warna-warni!
- Begini Cara Membuat Kerajinan dari Batu Kali
Pilihan Menarik Lainnya
- Membuat Lem Kertas Yang Hemat dan Aman
- Cara Mudah Membuat Lem Kertas Alami yang Aman untuk Anak-Anak!
- Cara Memperbaiki Lem Kertas dengan Daya Rekat Rendah
- Solusi Ramah Lingkungan dalam Menggunakan Lem Kertas Tanpa Kandungan Plastik
- Lem Penguat Terbaik untuk Kerajinan Anyaman Mendong
- Jenis Lem Kertas Terbaik untuk Proyek DIY Ramah Lingkungan yang Wajib Dicoba!
- Ketahui Cara Efektif Menghilangkan Sisa Lem Kertas Tanpa Merusak Dokumen
- Ultra Phaethon: Lem untuk Kerajinan dari Limbah Kertas Terbaik
- Ini Dia Rekomendasi Lem untuk Kerajinan Kulit Jagung Paling Bagus
- Mengenal Kerajinan Batik Kayu Krebet: Tatkala Batik Bermediakan Kayu
- Cara Sukses Bisnis Crafting Kuncinya di Ultra Phaethon
- Karena UKM Kerajinan Butuh Lem Craft Terbaik!


