Hasilkan Bunga, Ini Cara Membuat Kerajinan dari Kulit Jagung!

3564
bunga kulit jagung (4)

Ada banyak cara untuk menghasilkan craft atau kerajinan tangan yang menarik. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan bahan seperti kulit jagung. Saat panen jagung, material seperti ini sangat mudah ditemukan bahkan kerap dianggap sampah. Kali ini, lemkertas.com akan mengajak Anda untuk membuat kerajinan dari kulit jagung yang sering dianggap sampah tersebut. Kerajinan yang dibuat berupa bunga hias cantik yang akan menempati sudut ruangan Anda.

Apa itu Kerajinan dari Kulit Jagung?

Sebagaimana namanya, kerajinan dari kulit jagung adalah kerajinan yang terbuat dari bahan utama kulit jagung. Kerajinan seperti ini sangat beragam. Anda bisa menemukan tas, keranjang, dompet, ikat pinggang, hiasan bunga, dan berbagai produk lainnya yang memanfaatkan material ini.

Mengapa Membuat Kerajinan dari Kulit Jagung?

Mengapa memilih kerajinan dari kulit jagung, tentu ada alasan di baliknya. Salah satunya karena kulit jagung memang dinilai potensial untuk bahan craft. Misalnya karena beberapa alasan berikut ini.

1. Kulit jagung merupakan bahan yang menarik secara estetik sehingga cocok untuk bahan craft
2. Mudah diolah dan dibuat
3. Memiliki ketahanan yang relatif baik apalagi bila dibandingkan dengan kulit buah lainnya
4. Kandungan serat yang tinggi sehingga tak mudah robek
5. Mudah didapat dan harganya juga sangat terjangkau. Pembuatan berbagai kerajinan dari bahan kulit tersebut (corn husk) juga sangat mudah dilakukan. Sebab, salah satu keunggulan kulit jagung memang terletak pada cara pengolahannya yang sangat mudah. Pasar yang siap menampung produk terkait juga banyak.

kulit jagung

Bagaimana Cara Membuat Kerajinan dari Kulit Jagung?

Untuk membuat kerajinan dari kulit jagung, metode yang diterapkan berbeda-beda tergantung kerajinan yang akan dibuat. Dari tingkat kesulitannya, ada yang sangat mudah, sedang-sedang saja, hingga ada pula yang sangat rumit.

Contoh: Membuat Bunga dari Kulit Jagung

Untuk memberikan gambaran berikut ini akan ditampilkan tutorial atau panduan cara membuat kerajinan dari kulit jagung. Produk yang dibuat berbentuk bunga hias yang akan diletakkan dalam vas. Anda yang pernah ke Malioboro atau spot tourism lainnya pasti familiar dengan bunga-bunga pelepah seperti ini. Selain cantik, aneka bunga tersebut ternyata juga mudah dibuat. Berikut ini panduannya.

Alat dan Bahan untuk Membuat Kerajinan dari Kulit Jagung

1. Pewarna (Anda bisa menggunakan pewarna kain). Setidaknya sediakan dua warna, yakni warna untuk mahkota bunga dan warna untuk daun.
2. Floral tape selotip untuk batang bunga (pilih yang warna coklat saja).
3. Kawat (yang agak besar) atau potongan kayu kecil (diameter setengah cm sampai 1 cm saja).
4. Kertas
5. Lem Ultra Phaethon
6. Kain warna emas atau metal (perak atau perunggu)
7. Glitter atau manik-manik kecil warna transparan
8. Benang jahit
9. Kapas atau kain perca
10. Gunting
11. Kuas untuk aplikasi lem
12. Kompor
13. Air
14. Koran bekas untuk meniriskan
15. Deterjen untuk membersihkan kulit jagung

jual lem untuk wallpaper

Langkah-langkah Membuat Kerajinan dari Kulit Jagung

Tutorial pembuatan bunga hias dari kulit jagung atau corn husk ini akan dibagi menjadi beberapa bagian, yakni:

Membuat Bonggol Bunga

1. Buatlah bulatan untuk bonggol dari kain perca dengan didalamnya berupa kapas atau kain lainnya. Buat dengan diameter 3 hingga 5 cm untuk ukuran bunga yang besar.
2. Jahit buntalan bulat tersebut dengan kuat. Sisakan kain memanjang sehingga bulatan nampak seperti boneka gantung jepang.
3. Lapisi buntalan dengan kain berwarna emas atau perak. Lakukan penjahitan sekali lagi,
4. Siapkan Ultra Phaethon dan manik-manik atau glitter.
5. Oleskan Ultra Phaethon di permukaan kain emas atau perak. Setelah itu, taburkan manik-manik atau glitter.
6. Biarkan dulu supaya mengering.

Membuat Tangkai Bunga

1. Siapkan potongan kayu dengan panjang sesuai keinginan Anda. Namun sebaiknya, diameternya kurang dari 1 cm saja.
2. Lilitkan pita tape floral untuk tangkai warna coklat kehijauan.

Menyambungkan Tangkai dan Bonggol

1. Sambungkan bonggol dengan tangkai. Caranya, posisikan bonggol di ujung tangkai, lalu jahit sisa kain bonggol mengitari tangkai tersebut. gunakan tali karet atau benang serta Ultra Phaethon agar keduanya benar-benar menyatu.
2. Lapisi bagian sambungan tersebut dengan floral tape lagi.

Membuat Mahkota Bunga

1. Ambil kulit jagung yang hendak Anda gunakan.
2. Potong-potong dengan ukuran panjang berkisar antara 7-10 cm dengan salah satu ujung mengerucut. Potongan ini akan dipakai sebagai mahkota bunga. Untuk daunnya, buat potongan yang lebih ramping sekaligus lebih pendek.
3. Bersihkan semua potongan kulit jagung tersebut. Cuci bersih dengan sabun cuci.
4. Keringkan.
5. Sementara itu, siapkan pewarna kain.
6. Ambil warna untuk mahkotanya terlebih dahulu. Masak dengan air di kompor (banyaknya air disesuaikan dengan rekomendasi pewarna yang Anda pakai).
7. Saat sudah panas, masukkan potongan kulit untuk mahkota.
8. Biarkan beberapa lama supaya warna benar-benar meresap.
9. Setelah cukup, ambil dan tiriskan potongan kulit itu.
10. Ulangi langkah yang sama untuk daun bunga hias menggunakan pewarna warna hijau.
11. Biarkan semuanya kering dan turun suhunya.
12. Rapikan kembali potongan daun sekaligus mahkota bunga supaya hasilnya lebih bagus.

Memasangkan Daun pada Bunga

1. Siapkan kuas kecil dan lem Ultra Phaethon.
2. Secara hati-hati, tempelkanlah mahkota yang sudah dibuat mengelilingi bonggol bunga.
3. Biarkan lem mengering terlebih dahulu.
4. Ambil tape floral warna hijau, lalu rekatkan mengelilingi area perekatan mahkota bunga di bawah bonggol.
5. Setelah itu, tempelkan juga daun-daun di sepanjang tangkai bunga.

Merangkai Bunga

1. Buat lebih dari satu tangkai bunga dengan mengikuti jabaran langkah-langkah di atas
2. Rangkailah potongan bunga dalam satu vas yang besar agar terlihat lebih menarik
3. Selesai!

Sebenarnya Anda juga bisa membuat versi kecil bunga seperti ini, lalu mengemasnya dengan plastik hias. Hasilnya pun tak kalah indah bila dibanding bunga yang diletakkan di vas.

bunga kulit jagung (3)

Apakah Usaha Kerajinan dari Kulit Jagung Prospektif?

Usaha pembuatan kerajinan dari bahan ini dinilai prospektif dan masih akan sangat menguntungkan hingga jauh hari ke depan. Pasalnya, masyarakat memang cenderung menyukai produk dengan bahan organik. Pengalaman di lapangan sendiri, banyak pengusaha yang telah berhasil meraup omset jutaan rupiah dari kerajinan seperti ini. Banyak pula yang telah mengekspor produknya hingga ke berbagai negara di dunia.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan!

1. Bila Anda hendak menggunakan pewarna, pastikan pewarnanya memang cocok dan bisa digunakan untuk kulit jagung.
2. Hindari menggunakan kulit jagung yang rusak. Baik rusak karena faktor abiotik ataupun biotik.
3. Gunakan lem untuk serat alam (natural fiber) Ultra Phaethon
4. Lakukan pengemasan yang baik dan tak menyebabkan jamur

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here