4 Aspek Penting Lem untuk Kayu

290
papan kayu laminasi

“Gampang-gampang susah” barangkali merupakan istilah yang tepat untuk menggambarkan situasi saat kita memilih lem untuk kayu. Bidang pengeleman sendiri merupakan bidang yang rumit. Apalagi bila kita masih belum benar-benar memahaminya. Empat tips di bawah ini mungkin dapat dijadikan acuan saat kita memilihnya serta mengaplikasikannya.

Lem dan Pola SeratLem Untuk Kayu

Kayu adalah bahan yang terdiri dari serat dengan jumlah begitu besar. Bahkan banyak yang mendefinisikan kayu sebagai “masses of fibers” atau kumpulan serat dengan pola tertentu. Aspek pola ini rupanya sangat berpengaruh pada keberhasilan pengeleman. Bila kita mengelem kayu dengan posisi pola serat yang tepat, maka hasilnya bisa jadi sangat mengagumkan. Namun sebaliknya kesalahan pada posisi polanya bisa membuat perekatan tidak berhasil dengan baik.

Tingkat Kekentalan Lem

Berkaitan dengan tingkat kekentalan lem, Anda harus cermat memperhatikan karena ini mempengaruhi sifat dan tipe perekatan yang akan diaplikasikan. Prinsipnya, semakin encer lem yang digunakan, maka ia akan lebih mudah merasuk ke dalam substrat kayu. Jadi, membeli lem yang kental bukanlah poin yang harus diterapkan untuk segala tipe perekatan. Bayangkan bila Anda mencoba mengelem lembaran kayu untuk dijadikan plywood dengan lem yang kental. Kekentalan lem tersebut justru akan membuat plywood rusak sebab lem membentuk lapisan sendiri karena kurang bisa merasuk dalam substrat kayu. Karena itulah, manufaktor lem biasanya sudah memproduksi sendiri tipe lem yang tepat dengan mengatur viskositasnya. Contoh lem untuk kayu yang bagus dalam pembuatan kayu lapis adalah Crossbond X4.

Lem Untuk KayuDaya Sebarnya

Salah satu masalah yang acap kali muncul saat proses pengeleman adalah daya sebar lem yang tidak merata. Selain karena kualitas lem yang rendah, hal ini juga bisa terjadi karena daya serap kayu yang berbeda. Ada kayu yang memilikid daya serap tinggi namun ada juga yang tidak, sehingga bila keduanya dilem, potensi kegagalan menjadi lebih tinggi. Bahkan dalam satu media kayu terkadang daya serapnya juga berbeda. Solusi untuk mengatasi ini bisa dibantu dengan alat-alat seperti kuas dan roller.

Aspek Lingkungan

Tidak semua lem bisa digunakan untuk luar ruangan (eksterior). Lem kayu telah diformulasikan sedemikian rupa dengan tingkat ketahanan yang berbeda pada aspek-aspek lingkungan. Sebagai contoh lem Crossbond X4 yang memiliki tingkat ketahanan sangat baik pada air, panas, hingga cuaca. Lem untuk kayu ini akan sangat baik saat digunakan sebagai lem decking dan produk-produk eskterior.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here