Hal-hal Penting Saat Memilih Lem untuk Bambu

622
mitred-dovetail-joint

Dalam memilih lem untuk bambu, apa saja hal-hal yang harus diperhatikan? Yuk, simak informasinya di bawah ini.

Bersama kayu, sejak zaman dulu bambu telah digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Misalnya untuk konstruksi bangunan dan pembuatan mebel. Sama seperti kayu, bambu juga memerlukan bahan-bahan pendukung dalam pengolahannya. Salah satunya adalah lem.

Lem Untuk Bambu

Meski banyak produk bambu yang bisa dibuat tanpa menggunakan lem, namun banyak juga produk bambu yang memerlukan lem. Di era di mana segala sesuatunya dituntut makin berkualitas, penggunaan perekat ini makin dituntut. Produk yang dulunya tak perlu dilem menjadi harus dilem karena tuntutan kualitas ini. Lantas seperti apakah lem yang tepat digunakan untuk membuat produk bambu?

Panduan Memilih Lem untuk Bambu

Aspek-aspek yang perlu dicermati saat Anda membeli lem buat bambu sebenarnya tak begitu berbeda saat Anda membeli lem untuk kayu. Berikut ini adalah beberapa poin yang berguna kala Anda memperhatikannya saat membeli adhesive bambu.

Lem Untuk Bambu

  1. Tipe perekatan. Seperti apa Anda akan mengelem produk bambu? Apakah perekatan bertipe laminasi seperti pemasangan lantai dan paneling? Bila iya, Anda bisa menggunakan lem laminasi Crossbond X4. Sedangkan untuk perekatan konstruksi (misalnya pembuatan mebel), maka gunakanlah Crossbond X3.
  2. Indoor atau outdoor? Lem yang merupakan bahan kimia bisa rusak karena beberapa faktor. Secara umum, berdasarkan mudahnya lem rusak ini, lem untuk bambu biasanya mendesain produknya dalam 2 kategori. Yang pertama adalah lem indoor, dan yang kedua adalah lem outdoor. Lem indoor tentu tak bisa diandalkan untuk outdoor. Sebaliknya lem outdoor bisa digunakan untuk indoor.
  3. Aplikasi lem. Tidak semua lem bisa diaplikasikan dengan cara yang sama. Perhatikan keterangan pada labelnya. Pastikan Anda memilih produk yang dapat digunakan dengan teknik serta sarana yang Anda miliki.
  4. Kecepatan kering lem. Semakin cepat, tentu proses produksi juga akan semakin efisien.
  5. Keamanan lem. Di era di mana produk green kian disukai, tentu masuk akal bila kita menggunakan produk yang ramah lingkungan. Apalagi untuk kebutuhan perekatan alat makan yang memerlukan standar food grade.

Selain kelima aspek di atas, tentu masih banyak tambahan lainnya yang perlu diperhatikan kala membeli lem untuk bambu. Pada intinya, yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian karakter bahan perekat dengan kebutuhan yang harus dipenuhi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here