Lem Kayu Konstruksi untuk Berbagai Tipe Wood Joint

444
langkah-langkah membuat bunga kertas 3

Penerapan wood joint seperti dovel dan finger joint memerlukan adhesive sebagai bahan pendukungnya. Dalam hal ini diperlukan lem kayu konstruksi dengan kualitas yang baik.

Lem Kayu KonstruksiCara terbaik mengolah kayu, baik untuk konstruksi bangunan, membuat furniture, hingga craft, ialah dengan menerapkan berbagai tipe penyambungan kayu dengan dukungan bahan perekat.

Sebenarnya, bisa saja digunakan perlengkapan metal seperti paku dan skrup. Tetapi, untuk menghasilkan tampilan mulus tanpa adanya tambahan bahan non kayu, maka kombinasi wood joint dengan lem menjadi solusi terbaik yang bisa diterapkan. Tentu saja, pemilihan tipe sambungan kayu harus disesuaikan dengan berbagai faktor seperti sifat bahan materialnya, fungsinya, kekuatan, penampakan, ketersediaan alat dan bahan, hingga keterampilan kita sendiri. Bagi yang masih baru di dunia pengolahan kayu, bisa jadi penerapan wood joint terasa memberatkan. Namun seiring berjalannya waktu, keterampilan tersebut bisa diasah hingga mencapai level ahli.

Memilih Lem Kayu Konstruksi

Hingga hari ini, sudah didesain berbagai tipe sambungan kayu. Sebut saja nama-nama seperti finger joint, dovel, pen dan lubang, serta berbagai tipe lainnya. Sebagaimana disebut di atas, untuk memilih mana wood joint yang harus diterapkan maka banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan. Yang tak kalah penting tentu saja adalah pemilihan adhesive sebagai bahan pendukungnya.

Perekat kayu atau wooden adhesive sendiri sebagaimana tipe sambungan kayu juga tersedia dalam banyak ragam. Khusus untuk sambungan kayu, sebaiknya Anda pilih bahan yang memang didesain untuk kebutuhan tersebut seperti Crossbond X3 sebagai lem kayu konstruksi. Umumnya tipe lem seperti ini disebut lem konstruksi.

Lem Kayu KonstruksiKriteria yang harus Anda perhatikan saat memilih lem untuk kebutuhan ini antara lain adalah:

  1. Kemampuan lem meresap dengan baik untuk sambungan yang benar-benar tanpa celah. Sehingga estetika produk pun tak rusak.
  2. Tidak menyebabkan warna pada garis lem.
  3. Cocok pada material kayu yang akan direkatkan

Tentu saja selain ketiga hal di atas, faktor umum pemilihan adhesive juga bisa diberlakukan. Misalnya saja daya rekat lem, ketahanannya, hingga faktor keamanannya. Yang utama harus Anda jadikan fokus tentu ialah kesesuaian lem dengan tipe sambungan. Dalam hal ini, jangan ragu untuk bertanya ke pihak produsen lem kayu konstruksi tersebut (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here