Mau Menghilangkan Noda Bekas Lem di Kayu? Mudah Kok

678
clamp press

Kata siapa menghilangkan noda bekas lem kayu sulit dilakukan? Dengan cara yang tepat, Anda bisa mengatasi persoalan ini dengan mudah. Asalkan tentu saja, Anda harus melakukannya dengan cara yang tepat, cermat, dan tidak tergesa-gesa! Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


Kayu yang Multiguna

Hampir segala benda yang kita kenal memanfaatkan komponen kayu. Atau bila tidak, punya versinya tersendiri yang terbuat dari kayu. Misalnya saja kursi besi. Meski banyak kursi saat ini yang rangkanya terbuat dari logam, namun dari sejarahnya, logam hanyalah substitusi atau pengganti kayu. Bahan ini memang telah lama dikenal multifungsi dan memiliki banyak manfaat dalam kehidupan manusia. Manusia, hingga hari ini sudah memanfaatkan kayu untuk mebel, alat musik, rangka bangunan, mainan, alat makan, dan lain sebagainyan.

Akan tetapi, untuk menunjang berbagai fungsinya tersebut, kayu-kayu harus melewati proses pengolahan panjang. Dalam proses ini kayu yang ditebang kemudian dipotong, diawetkan, dikeringkan, disimpan, dikirim, hingga akhirnya diproses lebih lanjut. Perjalanan panjang kayu menjadi aneka produk ini telah melalui sangat banyak tahapan. Setiap tahapan ini sama pentingnya, termasuk tahapan pengeleman.

Tahapan pengeleman berfungsi menyatukan komponen produk sehingga mampu membentuk produk secara utuh. Proses perekatan ini memanfaatkan bahan khusus yang memiliki fungsi sebagai adhesive. Namun tahapan ini, sebagaimana tahapan lainnya, juga punya kekurangan. Salah satunya adalah timbulnya noda bekas lem pada tahapan tersebut.

Noda Lem itu Wajar Ada

Sebetulnya, adanya noda bekas lem merupakan sesuatu yang sangat wajar. Noda bekas lem justru merupakan indikasi berhasilnya tidaknya proses perekatan yang baik. Bayangkan Anda hendak merekatkan dua komponen kayu. Anda harus mengoleskan lem pada kedua permukaan kayu tersebut secara merata, sebab bila tidak, ikatan lem tidak akan kuat. Nah, untuk memastikan semua permukaan kayu sudah terolesi lem, biasanya para tukang menggunakan indikasi mencuatnya lem setelah dua kayu ditekan untuk disambungkan. Bagian yang memuncratkan lem ketika dua kayu ditekan akan dicurigai sebagai bagian di mana lem tidak terolesi secara merata. Jadi masalah ingin menghilangkan noda bekas lem ini sebenarnya adalah masalah yang sangat jamak dalam industri woodworking. Dari mebel sampai multipleks, para pekerja sudah hafal dengan masalah seperti ini.

3 Langkah Menghilangkan Noda Bekas Lem di Kayu

Lalu apa yang harus dilakukan untuk persoalan bekas perekatan seperti ini? Adanya noda lem memang hal yang wajar, namun bukan berarti kita mendiamkannya saja. Pasalnya, akibat adanya noda seperti ini, estetika produk jadi “terancam”. Anda bisa menyebabkan harga produk anjlok apabila tidak melakukan sesuatu untuk mengatasi hal ini. Karena itulah, penting bagi kita untuk mengetahui cara menghilangkan bekas lem bagaimanapun caranya.

Lakukan Pencegahan sebelum Terlanjur

Sebelum terlanjur, ada baiknya kita melakukan pencegahan terlebih dahulu. Langkah-langkah pencegahan ini sama sekali tidak rumit. Justru kita bisa menghemat banyak waktu, tenaga, dan biaya bila mampu mencegah dampak noda bekas lem ini lebih jauh lagi. Berikut ini beberapa langkah mencegah bekas pengeleman merusak produk kayu Anda.

  1. Setelah clamping atau merekatkan sambungan, jangan terburu-buru ingin menghapus bekas lem yang mencuat. Tunggu sebentar hingga lem membentuk semacam karet atau jelly.
  2. Jangan pernah sekalipun mencoba menghilangkan noda bekas lem dengan mengelapnya memakai kain saat lem masih cair. Cara seperti ini justru akan membuat lem menyebar dan merasuk ke dalam substrat kayu.
  3. Saat lem sudah agak kering membentuk substrat seperti karet, gunakan pisau dan cungkil noda tersebut.

Uji Kayu Sebelum Dicat

penetrasi air

Meskipun sudah melakukan pencegahan, bukan berarti tak ada sama sekali noda yang tertinggal. Kewaspadaan tetap penting. Apalagi bila Anda mengerjakan proyek besar seperti pembuatan furniture untuk kebutuhan komersial. Anda harus memastikan bahwa kayu yang akan difinish tak memiliki noda lem di permukaannya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Yang sederhana, contohnya bisa dilakukan dengan air:

  1. Tuangkan sedikit air ke permukaan kayu
    Ratakan.
  2. Tunggu beberapa saat dengan tujuan air meresap ke dalam kayu.
  3. Kayu yang normal akan menyerap air tersebut sehingga warnanya berubah menjadi gelap. Sedangkan kayu yang di permukaannya ada noda bekas lem tak akan menyerap air karena terdapat lem di substratnya. Warna bagian tersebut sangat khas, biasanya agak keputihan.
  4. Lakukan pengamplasan hingga noda lem hilang.
    Perbaikilah bagian yang terkena noda lem tersebut dengan filler.

Ketika Noda Ditemukan setelah Finishing

Bagaimana bila kita terlanjur melakukan pengecatan? Pada dasarnya, bila sudah sampai di tahapan ini, langkah yang diambil adalah tergantung kebijakan Anda. Bila Anda akan menjual produk tersebut bukan untuk pasar high end dan ekspor, rasanya sedikit noda masih bisa ditolerir. Akan tetapi, bila nodanya memang sangat banyak, kami sarankan melakukan finishing ulang.

  1. Hapus lapisan finishing yang lama.
  2. Setelah lapisan cat terhapuskan, tandai bagian di mana noda lem tersebut ada.
  3. Bila ragu, aplikasikan pengujian dengan air sebagaimana dijelaskan di atas.
  4. Amplas bagian tersebut
  5. Lakukan finishing ulang sesuai keinginan Anda.

Tips Penting Menghilangkan Noda Bekas Lem dengan Efektif

Selain ketiga langkah di atas, kami juga ingin memberikan beberapa tips penting sebagai cara menghilangkan lem kayu yang membekas. Perhatikan beberapa poinnya di bawah ini.

  1. Sabar. Sebagaimana dijelaskan di atas, munculnya noda lem adalah sesuatu yang wajar bahkan diharapkan. Anda hanya perlu melakukan antisipasi supaya noda-noda tersebut tak menyebabkan persoalan lebih parah.
  2. Teliti. Anda harus teliti dalam melakukan pengecekan adanya noda lem. Selain itu, Anda harus selalu tekun dan disiplin memastikan kayu yang akan difinish tak memiliki bekas pengeleman di permukaannya.
  3. Aplikasikan lem dengan jumlah yang cukup, tak kurang maupun tak lebih.
  4. Pilihlah lem yang cara pengerjaannya mudah. Jadi, Anda bisa menurunkan resiko meninggalkan noda bekas lem di permukaan kayu.
  5. Pilih lem 1 komponen sehingga lebih efisien.
  6. Pilihlah metode aplikasi yang tepat, dan bila memungkinkan mampu meminimalisir adanya noda bekas pengeleman.
  7. Pilih adhesive yang tak menyebabkan glue line, sehingga kalaupun ada noda bekas lem, efeknya bisa diminimalisir.
  8. Saat mengerjakan proyek kayu, Anda harus lebih bersih. Munculnya noda lem saat clamping itu wajar, tapi jangan sampai noda lem di kayu dihasilkan akibat Anda yang teledor. Misalnya saja menyentuh sembarangan permukaan kayu dengan telapak tangan penuh bekas lem.
  9. Segera lakukan pencegahan dan penanganan sebagaimana dijelaskan di atas.
    Bersihkan adhesive menurut jenis pelarutnya.

Nah demikian tips menghilangkan noda bekas lem sekaligus beberapa langkah pencegahannya. Semoga bermanfaat ya. Ingat, gunakan adhesive yang memungkinkan Anda meminimalisir persoalan seperti ini. Semoga bermanfaat. Nantikan artikel kami selanjutnya seputar dunia pengeleman!

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here