Ini Dia Rahasia Cara Membuat Meja Makan Murah

582
meja hpl

Yang mungkin sering pengrajin Indonesia bingungkan adalah bagaimana produk impor bisa begitu murah? Meja makan murah, misalnya. Kini produk tersebut mulai banyak beredar di pasaran. Nah, di kesempatan ini, lemkertas.com akan mengajak Anda mengulik rahasia di balik harga terjangkau beberapa produk luar.

Industri mebel nasional memang belum kehilangan dayanya. Berbagai produk luar tak berhasil menyaingi kualitas produk dalam negeri. Apalagi produk dengan basis kerajinan khas seperti ukiran Jepara. Tapi apakah kondisi ini akan berlangsung selamanya? Jelas tidak. Begitupula untuk mebel-mebel dengan target pasar masyarakat awam. Sering, yang jadi pertimbangan dalam membeli bukanlah kualitasnya, namun justru adalah harga produk terkait. Padahal, produk mebel luar tak jarang yang hadir dengan harga yang lebih rendah. Kalau sudah begini, tentu pengrajin Indonesia perlu melakukan langkah antisipasi tersendiri.

Memanfaatkan Kayu Olahan untuk Hasilkan Meja Makan Murah

Apa saja yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha mebel Indonesia untuk menghadapi produk luar yang lebih murah? Jawabannya banyak. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kayu olahan atau engineered wood. Kayu olahan yang harganya memang terjangkau akan membantu Anda mewujudkan furniture yang harganya “ramah”, termasuk untuk produk-produk meja makan. Sebagai produk yang fungsinya sangat jelas, meja makan memang menjadi suatu peluang usaha tersendiri. Meja makan digunakan tak hanya di rumah-rumah, tapi juga untuk usaha kafe, warung makan, restaurant, hotel, dan masih banyak lagi. Di antara segmen pasar tersebut, tentu ada yang membutuhkan supply produk terjangkau. Dan karena itulah, kayu olahan yang harganya memang tak mahal bisa Anda manfaatkan sebaik mungkin.

Kelebihan dan Kekurangan Kayu Olahan

Sebagai material untuk membuat meja makan murah, berikut ini kelebihan dan kekurangan engineered wood.

Kelebihan

1. Harganya memang terjangkau bahkan sangat murah dibandingkan kayu-kayu solid kelas I
2. Supply yang lebih mudah dan di masa depan lebih terjamin dibandingkan supply kayu solid atau alami
3. Makin mudah didapatkan, berkebalikan dengan kayu solid yang justru makin sulit untuk didapatkan

mdf
mdf

Kekurangan

1. Dari segi estetika, beberapa kalah jauh dibanding kayu solid. Misalnya kayu olahan dari partikel dan serbuk yang tak lagi punya pola serat yang bagus
2. Dari segi kekuatan, kalah dibanding kayu alami
3. Dari segi ketahanan, kayu olahan rentan rusak terkena air hingga panas

Jenis Kayu Olahan untuk Membuat Meja Makan Murah

Meski terdiri atas satu kelompok, akan tetapi produk kayu olahan sejatinya sangat beragam. Tak hanya satu, berikut ini setidaknya 5 jenis kayu olahan yang paling sering digunakan untuk membuat mebel seperti meja makan.

Fiberboard

Terdapat dua jenis fiberboard, yakni MDF atau Medium Density Fiberboard dan HDF atau High Density Fiberboard. Fiberboard atau secara harafiah bisa diartikan papan serat adalah kayu olahan yang terbuat dari serbuk atau bubuk kayu. Papan yang dihasilkan secara umum memiliki kekuatan dan kepadatan yang lebih baik bila kita bandingkan dengan particle board. Dan karenanya, jenis engineered wood yang satu ini lebih mudah diolah, baik itu dipotong, dibor, ataupun dibentuk. Selain itu kekuatannya juga lebih merata di seluruh bidang.

Lantas apa beda kedua varian fiberboard (MDF dan HDF)? Jawabannya terletak pada densitas atau kepadatannya. HDF sebagaimana namanya, memiliki kepadatan lebih baik dibanding MDF. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembuatannya, kompresi suhu dilakukan lebih tinggi.

Particle Board

Particle board adalah kayu olahan yang terbuat dari serbuk kayu halus hingga kasar. Pada proses pembuatannya bahan campuran kimia khusus dalam proses kimia dengan tekanan tinggi. Kualitas bahan ini secara umum lebih rendah dibanding fiberboard. Particle board kurang bisa menahan beban karena akan melengkung ketika beban yang diberikan terlalu besar.

Particle board juga tak bisa sembarangan disekrup kecuali dengan sekrup khusus. Aplikasi finishing juga tak bisa dilakukan dengan cat. Akan lebih baik, bila bahan ini difinish dengan teknik finishing tempel memanfaatkan laminate atau pelapis seperti HPL.

Bagaimana dengan kelebihannya? Dengan berbagai kekurangannya tersebut, particle board adalah material kayu olahan termurah untuk membuat meja makan murah.

particle board
particle board

Plywood

Kayu olahan berikutnya adalah plywood atau kayu lapis. Beda dengan fiberboard dan particle board, kayu lapis terbuat dari lembaran kayu sangat tipis yang disatukan secara menumpuk satu sama lain. Umumnya, arah serat tumpukan bawah dengan atasnya berbeda.

Secara umum, kayu lapis bisa dibagi menjadi dua, yakni:

1. Tripleks yakni kayu lapis yang jumlah pelapisnya sedikit atau 3 buah saja
2. Multipleks, yakni kayu lapis yang dibuat dengan lebih dari 3 kayu lapis

Sebagai bahan ini membuat meja makan murah, Anda bisa berkreasi secara unik dengan bahan ini. Misalnya, terkait dengan bahan kayu yang tipis namun lebar. Dari material ini, Anda bisa membuat meja makan yang jauh lebih luas dengan harga lebih murah dibanding saat menggunakan kayu biasa.

Blockboard

Sebagaimana namanya, blockboard adalah papan yang terbuat dari blok atau potongan kecil kayu yang disatukan satu sama lain. Blockboard banyak dipakai untuk membuat kitchen set, namun juga potensial digunakan untuk membuat meja makan murah.
Di pasaran sendiri, juga telah tersedia teakboard. Teakboard adalah blockboard yang memakai veneer kayu jati. Pemakaian teakboard adalah alternative tersendiri dibanding pemakaian kayu solid jati yang jelas lebih mahal harganya.

Atasi Kekurangan Kayu Olahan dengan HPL dan Eva Phaethon

Selain teakboard, aneka kayu olahan di atas memiliki kekurangan yang sama, yakni terkait estetikanya. Sayangnya, meski tak semuanya separah particle board, namun pemakaian cat merupakan tantangan tersendiri. Kalaupun bisa, kita harus benar-benar telaten menggunakannya. Sebab, selama ini cat dibuat menyesuaikan dengan karakter kayu solid. Padahal, karakteristik atau sifat kayu solid sangat berlainan dengan kayu olahan. Oleh sebab itulah, cat tak bisa serta merta diaplikasikan untuk kayu olahan atau engineered wood.

Untungnya, persoalan ini bisa diatasi dengan teknik finishing tempel. Telah tersedia berbagai pelapis dengan tampilan dan kualitas menarik yang bisa dipilih. HPL salah satunya. Nah untuk menerapkan HPL ini, jelas dibutuhkan perekat khusus, yang harus diakui memang agak sulit dicari. Pasalnya, kita tak bisa sembarangan menggunakan lem yang dijual di pasaran. Justru kebanyakan lem, utamanya lem putih atau PVAc tak bisa digunakan untuk kebutuhan ini.

Lantas apa lem yang bisa dipakai untuk perekatan HPL pada kayu olahan? Beberapa nama produk bisa disebut. Salah satu yang terbaik adalah Eva Phaethon. Lem ini adalah jenis lem EVA atau ethylene vinyl acetate. Jadi formulasinya memang didesain untuk merekatkan media dengan beda karakter, seperti HPL dan kayu olahan. Lem ini juga kuat namun sangat murah sehingga cocok bagi Anda yang ingin membuat produk meja makan murah.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here