Ketika The Less is More Membuat Meja Makan Minimalis Lebih Menawan

410
meja makan minimalis

Tentu ada alasannya mengapa meja makan minimalis begitu populer hingga saat ini. Ada keindahan tersendiri yang tersembunyi pada style desain tersebut. Ruang makan pun jadi makin mempesona, dan selera makan bisa meningkat di ruangan yang ditata cantik dengan furniturenya. Bagi pengusaha mebel, keunggulan ini bisa dieksplor untuk mendapat keuntungan besar.

Minimalis yang Masih Disuka

Sejak kapan gaya minimalisme lahir? Bila Anda mengira gaya ini adalah gaya “kemarin sore” maka Anda salah besar. Meski sering dikaitkan dengan era modern, pada kenyataannya, gaya ini sudah lahir lama. Awal kelahirannya, gaya ini justru adalah sebuah bentuk pemberontakan terhadap gaya yang ada, yakni ekspresionisme abstrak.

Sebagai gaya yang spesifik, minimalisme tidak sekedar hadir dengan “kesederhanaan” atau simplicity. Yang dimaksud dengan kesederhanaan adalah suatu kondisi di mana suatu produk tak bisa dikurangi lagi komponennya. Contoh, sebuah meja jepara dengan ukir-ukiran. Ketika elemen ukiran dihilangkan, meja tersebut tetap fungsional. Jadi, meja seperti ini tak bisa disebut sebagai meja dengan gaya minimalis. Bandingkan dengan meja yang betul-betul hanya terdiri atas permukaan dan kakinya saja. Tentu menghilangkan komponennya membuat meja tak lagi fungsional. Hanya saja, menciptakan keindahan dari kondisi ini memang tidak mudah. Jargon ringkas untuk mendeskripsikan ciri desain ini adalah “the less is more”. Produk dinilai lebih bagus ketika ia tak diberi tambahan komponen yang tak berguna.

Beberapa orang kadang mengatakan bahwa gaya minimalis mirip dengan gaya modern. Minimalisme dianggap mengambil aspek reduktifis dari gaya modern dan menekankannya sedemikian rupa. Hal ini mungkin memang benar. Sebab, gaya modern pun memiliki karakter reduktifis seperti minimalis, namun tak berhenti sampai di situ saja. Contoh, ketika gaya minimalis fokus pada warna yang cenderung simpel dan reduktif seperti monokromatis, tidak demikian dengan gaya modern. Pada desain modern, warna-warna tajam dan kuat justru di-“embrace” sedemikian rupa untuk memberikan kesan tersendiri.

Selain itu, minimalisme juga sebenarnya mengambil inspirasi dari gaya oriental, khususnya dari Jepang. Beberapa kesan yang ditemukan sama antara gaya minimalis dengan Japanese style antara lain:

  1. Kesan balance
  2. Kesan bersih
  3. Kesan damai
  4. Kesan efisien
  5. Kesan sederhana

Meja Makan Minimalis Hadirkan Suasana Tersendiri

model meja makan minimalis natural

Salah satu produk furniture yang biasa hadir dengan gaya minimalis adalah meja makan. Mengapa meja makan? Jawabannya tentu karena meja ini merupakan salah satu mebel paling populer di pasaran. Sebagai mebel yang populer di masyarakat, tak heran bila banyak pelaku usaha yang suka bereksperimen dengan berbagai gaya sekaligus untuk mengejar trend desain yang ada.

Gaya minimalisme sendiri memberikan banyak keuntungan untuk ruang makan. Ketika diaplikasikan pada meja, ruang makan akan:

1. Terlihat lebih rapi
2. Terlihat lebih bersih
3. Terlihat lebih praktis
4. Terlihat lebih elegan
5. Terlihat lebih sederhana namun tetap hangat

Area ruang makan yang menyenangkan dengan berbagai kelebihan di atas jelas diperlukan agar nafsu makan penghuni rumah meningkat. Oleh sebab itulah, gaya ini disukai untuk area-area seperti ruang makan. Dan sekali lagi, bagi pelaku usaha, kondisi ini sudah pasti adalah sebuah peluang tersendiri yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Membuat Meja Makan Minimalis

Sebagai salah satu industri besar di Indonesia, pelaku usaha mebel menjadi tumpuan bagi masyarakat secara umum, dan negara secara khusus. Industri ini diharapkan makin kokoh ke depannya dengan segenap prestasi yang sudah diberikan. Selama ini, industri mebel sudah menyerap ratusan ribu tenaga kerja, memberikan nilai ekspor besar, dan mengharumkan Indonesia di kancah internasional.

Pembuatan meja makan minimalis dan berbagai furniture bergaya minimalis adalah batu loncaran yang bisa diterapkan supaya usaha makin berkembang. Apalagi, selama ini industri mebel cenderung hadir dengan gaya tradisional. Bukan berarti gaya tradisional buruk, melainkan industri ini butuh produk yang lebih beragam. Apalagi di level pelaku usaha mebel rumahan menengah bawah. Pada berbagai perusahaan mebel tersebut, seringkali pembuatnya mendesain furniture dengan gaya yang terlalu monoton. Dua gaya yang paling sering diterapkan adalah gaya kontemporer dan gaya tradisional. Pasar penyuka mebel minimalis yang mengandalkan tempat usaha tersebut untuk mendapatkan mebel sama sekali belum tertarget. Jadi prospek untuk mengeksplor pasar ini sebenarnya besar, apalagi di level menengah bawah. Yang jelas, desain meja yang dihadrikan benar-benar harus minimalis. Dalam hal ini, pelaku usaha ditantang untuk:

  1. Memahami karakter meja makan minimalis yang sebenar-benarnya
  2. Menghadirkan gaya minimalis dengan keunikan tersendiri
  3. Menghadirkan meja bergaya minimalis yang disukai oleh pasar

Pastikan Meja juga Kuat

Meskipun gaya minimalisme begitu memesona, Anda juga harus ingat bahwa style design bukan satu-satunya aspek yang harus diperhatikan. Secara keseluruhan, produk meja juga harus dilihat dari aspek:

1. Kekokohannya. Misalnya, apakah meja tersebut kokoh dan bisa menanggung beban untuk kegiatan konsumsi?
2. Keamanannya. Apakah meja mengandung zat yang tidak diizinkan oleh peraturan dari pemerintah?

Dua hal di atas sangat dipengaruhi oleh bahan yang dipakai dalam membuat meja. Salah satunya adalah lem atau adhesive. Lem begitu dibutuhkan untuk membuat meja makan minimalis. Pasalnya, pada style design ini, penggunaan paku terutama untuk bagian yang seharusnya wajib dihindari. Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk mewujudkan permukaan meja yang bersih dari “detil-detil” seperti paku. Paku tentu saja tetap bisa digunakan, tetapi sebaiknya digunakan di bagian meja yang tidak terlihat dari luar.

meja makan minimalis 4 kursi

Jadi mau tak mau lemlah yang digunakan untuk aplikasi pembuatan meja bergaya minimalis di bagian terluar. Karenanya, lem yang dipakai harus benar-benar kuat agar meja makan tetap kokoh. Agar aman, lem juga tak boleh menggunakan zat membahayakan.

Untungnya, memilih lem dengan berbagai kualitas tersebut kini makin mudah dilakukan. Sebab, saat ini sudah tersedia Crossbond dengan daya rekat yang baik, tahan lama, cepat kering, dan tentu saja ramah lingkungan.

Bagaimana dengan pembuatan meja dari kayu olahan? Menggunakan kayu olahan untuk membuat meja makan minimalis bisa jadi adalah alternatif yang sangat menarik. Pasalnya, material kayu olahan jauh lebih murah. Gaya minimalis pun tak sulit diterapkan pada kayu olahan karena tak membutuhkan aplikasi teknik yang sulit seperti ukiran. Untuk finishingnya sendiri, Anda dapat mengaplikasikan pelapis seperti HPL dengan perekat Eva Phaethon. Eva Phaeton merupakan lem ethylene vinyl acetate dengan formula yang khusus didesain untuk merekatkan media dengan sifat berlawanan.

Kesimpulan

Apa kesimpulan yang bisa kita ambil dari pembahasan ini? Secara umum, bisa dikatakan bahwa meja makan minimalis memang memiliki daya tarik spesial. Tak heran banyak yang menyukai meja seperti ini. Bagi industri furniture pun, style minimalisme dikenal sebagai style kuat yang begitu inovatif. Tapi ingat, sebaik-baiknya meja minimalis, haruslah ia dilem dengan perekat terbaik seperti Crossbond.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here