Membuat Sendiri Meja Direktur? Kenapa Tidak?

748
meja direktur

Salah satu kebutuhan kantor yang paling krusial untuk dipenuhi adalah keberadaan meja direktur. Jangan salah. Meja ini bukan sekedar meja “kebesaran” sang direktur saja. Meja seyogyanya juga harus mampu mendukung aktivitas kerja direktur. Tapi sebelum kita membahas mengenai meja yang bagus untuk kebutuhan tersebut, mari simak dulu sama-sama mengenai apa dan bagaimana meja untuk direktur itu.

Pada artikel sebelumnya, kita mengenal yang namanya kursi direktur. Kursi direktur pada dasarnya adalah office chair atau kursi yang digunakan untuk kebutuhan kerja. Kursi seperti itu tak melulu adalah kursi yang diperuntukkan bagi direktur. Nama direktur sendiri hanyalah sematan populer yang berkembang di masyarakat. Asalnya, kemungkinan besar dari budaya pop yang terepresentasikan pada film dan sinetron. Banyak tokoh film dan sinetron menjabat pekerjaan direktur. Adegan klasik memutar kursi menjadi salah satu adegan yang begitu diingat masyarakat. Itulah mengapa, kursi kantor dengan roda kerap dijuluki sebagai kursi direktur. Hal ini sebetulnya juga berlaku pada meja direktur. Dalam bahasa Inggris, istilah director table tak akan Anda temukan. Yang dikenal adalah meja kantor atau office desk and table untuk kalangan eksekutif (executive table). Meja untuk direktur sendiri hanya satu dari beragam jenis meja kantor yang ada. Dibanding meja kantor yang lain, terdapat beberapa perbedaan yang membuatnya tak bisa disamakan dengan meja untuk karyawan. Misalnya:

  1. Dari ukurannya, biasanya lebih besar dibanding meja staff
  2. Selalu hadir dalam bentuk tunggal. Sedangkan meja kerja untuk karyawan kadngkala dibuat untuk beberapa orang sekaligus.
  3. Secara estetika, biasanya lebih menarik dibanding meja staff.
  4. Bila meja staff adalah meja untuk kerja dan biasanya didesain untuk penggunaan komputer, tidak demikian dengan meja direktur. Meja ini idealnya nyaman dipakai saat kita mengggunakan komputer, tetapi tidak memiliki fungsi spesifik untuk penggunaan komputer.
  5. Selalu memiliki bagian depan dan bagian belakang. Meja kantor untuk karyawan tak selalu memiliki bagian depan dan belakang.

Bagi kantor-kantor sendiri, kehadiran meja seperti ini adalah kebutuhan yang harus dipenuhi apabila ingin menciptakan lingkungan kerja lebih profesional. Jadi meski fungsinya tak begitu vital, tetapi ia tetap dibutuhkan apabila perusahaan kita ingin dianggap sebagai perusahaan yang baik.

Berapa Harga Meja Direktur?

Executive table memiliki harga yang beragam. Namun secara umum, bila dibandingkan meja yang lain, meja ini memiliki harga yang lebih tinggi. Selain itu, ketika meja rumah tangga (seperti meja ruang tamu dan meja makan) dijual dalam satu set, tidak demikian dengan meja ini. Biasanya meja dijual satuan, dengan harga yang dipengaruhi oleh:

  1. Kualitas bahan yang digunakan dalam membuat meja tersebut.
  2. Keindahan meja dan desain yang diaplikasikan pada meja.
  3. Kekokohan meja dan keawetannya.
  4. Komponen pada meja mulai dari rak sampai dengan laci meja
  5. Status meja. Beberapa pelaku usaha menawarkan jasa custome meja kerja termasuk untuk executive table. Namun tentu saja harganya lebih mahal.

Prospek sebagai Produk Mebel

Di atas, telah dijelaskan apa makna meja untuk direktur bagi sebuah perusahaan. Sudut pandang berbeda bisa Anda temukan pada industri yang membuatnya, yakni industri furniture. Bagi pengusaha mebel, mebel seperti ini sebetulnya bisa dimanfaatkan karena memang prospektif.

Coba perhatikan, makin banyak kantor yang berkembang di masyarakat. Lembaga-lembaga pemerintah pun selalu membutuhkan meja seperti ini. Pun demikian instansi pendidikan baik yang swasta ataupun yang negeri. Singkat kata, ada banyak target pasar yang bisa dibidik. Jadi, bagi Anda yang sedang ingin mengembangkan usaha, mebel ini bisa diandalkan. Anda kemudian bisa menawarkannya di berbagai perusahaan, baik yang baru ataupun yang sudah lama. Dengan begitu, Anda tidak terpaku pada penjualan mebel yang itu-itu saja.

Selain itu, sebagai industri yang menjadi tulang punggung ekspor Indonesia, tentunya perlu ada lebih banyak keragaman pada produk yang dihasilkan. Bila selama ini produk Indonesia begitu terkenal dalam kategori perabot rumah tangga dan craft, popularitas ini bisa dikembangkan meliputi berbagai mebel kantor. Jangan sampai pasar mebel kantor dikuasai oleh pemain dari luar Indonesia. Industri yang bisa menyerap tenaga kerja sampai ratusan ribu orang ini pun akan makin menunjukkan taringnya di masyarakat ketika berhasil mendominasi pasar mebel dunia.

Membuat Meja Direktur dengan Eva Phaethon

lem eva phaethon

Meskipun prospektif, apabila Anda serius untuk membuat meja seperti ini dan mengharapkan keuntungan, Anda juga harus siap dengan produk pesaing. Saat ini, selain masalah kualitas, masalah harga juga sangat menentukan. Kalau Anda perhatikan, banyak meja direktur yang harganya lebih rendah dibanding yang lain dan karenanya lebih laku. Sedangkan Anda yang baru coba-coba membuat office furniture selalu terkendala dengan masalah biaya produksi yang besar. Salah satu kunci harga produk bisa dibuat rendah seperti itu sejatinya terletak pada pemakaian bahan yang murha. Salah satunya adalah bahan pembuatan meja dari kayu olahan.

Kayu olahan sebagaimana yang kita tahu memang lebih murah dibanding kayu solid. Kayu ini dianggap kurang menarik dan kurang tahan lama. Contoh kayu olahan adalah:

  1. Fiberboard yang terdiri atas MDF dan HDF. Keduanya memiliki sifat yang cocok untuk industri mebel.
  2. Kayu lapis yang terdiri atas tripleks dan multipleks. Berbeda dengan kayu olahan lainnya, kayu lapis masih memiliki pola serat menawan.
  3. Particle board. Particle board merupakan kayu olahan yang paling kurang berkualitas. Akan tetapi, harga kayu ini juga yang paling murah di antara yang lainnya.
  4. Blockboard. Blockboard adalah papan yang dibuat dari potongan kayu kecil yang dicarukan secara laminasi.

Salah satu kekurangan kayu olahan adalah keindahan atau estetikanya yang kurang menarik. Bandingkan saja keindahan antara mebel dari kayu jati dan mahoni dengan mebel dari MDF. Tapi sebetulnya dengan pelapis yang tepat, Anda bisa membuat mebel kayu olahan dengan lebih indah sekaligus lebih tahan lama. Misalnya dengan pelapis seperti HPL dan veneer. Hanya, Anda perlu memastikan lem yang dipakai untuk merekatkan pelapis ke medianya benar-benar kuat. Sebab, pelapis tersebut juga memiliki fungsi sebagai pelindung selain bersifat memperindah media. Bila lem yang digunakan tidak bisa merekatkan produk dengan baik, kayu olahan akan terekspos dengan faktor yang bisa merusaknya sehingga kerusakan pada mebel pun pasti terjadi.

Sedangkan untuk proses pembuatannya, sebetulnya proses pembuatan meja direktur sendiri tidak sulit. Anda bisa membuatnya dengan mudah atau setidaknya tanpa kesulitan berarti bila punya skill dasar dalam pembuatan furniture. Kayu olahan bisa Anda aplikasikan pada bagian non struktural. Misalnya di bagian papan permukaan meja. Sedangkan untuk rangkanya, Anda perlu menggunakan bahan yang lebih kokoh. Tapi sekali lagi, selalu andalkan lem yang bagus untuk pelapisannya. Dan lem yang kami rekomendasikan, masihlah lem ethylene vinyl acetate atau EVA Phaethon.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here